(Pengganti Mandrill) Cara Seting Transactional Mail dengan Sendgrid pada WordPress

LIMITED STOCK: Cari VPS powerful untuk web bertrafik tinggi? Order di sini!

Apakah transactional mail itu? Hmm, ya meski ada kata berbau “transaksi” tetapi di sini maknanya tidaklah selalu demikian. Transactional mail tidak mesti harus berhubungan dengan jual beli online, transaksi ecommerce, bayar membayar dst meskipun semua hal tsb tentu juga masuk ke dalam kategori transactional mail.

Beberapa contoh penggunaan transactional mail, misal:

  • Anda mendaftar ke sebuah web (contohnya facebook) dan kemudian mendapat balasan otomatis ke email
  • Anda lupa password login ke suatu web atau login dashboard wp, reset password dapat link reset via email
  • Anda belanja di olshop dan setelah order mendapat email rincian belanja
  • dan masih banyak lagi

Nah itu semua adalah contoh-contoh pemanfaatan transactional mail. Mungkin anda juga pernah menerima email dengan alamat semacam no-reply@domain.tld? Itu juga contoh transactional mail, jadi email yang otomatis terkirim ketika ada suatu event maka seperti itulah kira-kira ya hehehe…

WordPress sendiri memiliki fungsi wp_mail() yang bertugas mengirimkan email ke admin/user terkait aktifitas dalam WordPress misal notifikasi adanya komen baru, forgot password, dll. Jika anda memanfaatkan WordPress untuk dijadikan online shop maka email yang berkaitan dengan order, registrasi customer, konfirmasi dll akan dihandle oleh fungsi tsb. Tetapi kadang email dari WordPress tidak reliable, terlempar ke dalam kotak spam atau bahkan tidak terkirim sama sekali. Ini tentunya berbahaya terutama bagi kalian yang jualan via blog.

INFO: Sendgrid sekarang sudah TIDAK free lagi!

Deliverability haruslah 100% terutama jika WordPress anda gunakan sebagai web membership ataupun toko online. Karena alasan super crucial itu saya tidak lagi mengandalkan wp_mail() tetapi selalu memakai SMTP server eksternal misal Mandrill. Postingan ini tidak akan membahas cara setup Mandrill, kenapa? Karena Mandrill sudah tidak free lagi alias akan menjadi layanan berbayar. Alternatifnya ialah menggunakan layanan sejenis yang menurut saya lebih okay, yaitu Sendgrid.

  1. Daftarkan akun ke Sendgrid.com, gratis untuk layanan pengiriman 12 ribu email/bulan. Tunggu sampai akun anda provisioned. Proses aktifasi sampai akun anda provisioned adalah manual dan agak ketat, bisa saja akun anda akan ditolak
  2. Login ke Sendgrid, masuk ke bagian Settings > Whitelabel untuk membuat whitelabeled domain. Apa itu whitelabel? Adalah cara untuk membuat email (seperti) terkirim dari mailserver domain anda sendiri dan bukan dari Sendgrid. Ini akan meningkatkan faktor trust dan tidak akan spam (sukses masuk inbox)
  3. Klik pada Add domain, isikan subdomain bebas terserah anda misal: mail, mailserver, dsb. Pada contoh ini saya buat subdomain bernama revenge, dengan domainnya: ari-f.com sehingga nanti saya akan punya “mailserver” yaitu revenge.ari-f.comScreenshot_37
  4. Setelah save, anda akan mendapat beberapa entry CNAME yang harus segera ditambahkan pada file zone DNS domain anda. Seperti ini…Screenshot_38
  5. Login root ke VPS/dedicated server anda. Editlah file zone domain anda… Di mana letak file ini? Entahlah, hanya anda yang mungkin tahu karena tiap setup ataupun panel akan berbeda letaknya. Biasnya nama file menggunakan ekstensi .zone, jadi bisa anda cari dengan contoh command: find / -name ari-f.com.zone
  6. Setelah ketemu edit dengan vim (atau file editor kesukaan anda). Edit CNAME sesuai dengan entry dari Sendgrid seperti ini: [sociallocker id=”2975″]Screenshot_33 [/sociallocker]
  7. Save dan restart nameserver anda. Misal: service nsd restart (jika anda pake NSD) atau service named restart (jika pake BIND pada CentOS) atau service bind9 restart (jika pake BIND pada Debian/Ubuntu)
  8. Kembali ke Sendgrid pada bagian whitelabel tadi dan klik Validate Record, jika langkah di atas benar maka tanda silang merah akan berubah jadi centang hijau yang artinya domain anda sudah valid sebagai sender email
  9. Buat API key di bawah Settings, save di kompi jadul anda karena key tsb cuma nongol sekali
  10. OK sekarang setup pada WordPressnya, login ke dashboard dan installah plugin bernama Sendgrid, aktifkan dan masuk ke Setting. Isinya saya rasa mudah dan anda bisa langsung paham. Anda bisa bikin sender berupa no-reply@domain.tld (atau lainnya) seperti ini: Screenshot_39
  11. Klik update settings
  12. Kemudian test deh dengan kirim ke alamat email anda dari form yg ada di bawahnya
  13. Bilamana semua langkah benar, anda akan menerima test email tsb dan bisa anda cek detailnya seperti ini Screenshot_35
  14. Done!!!! Sekarang dan selanjutnya, jika anda lupa password login WordPress, jika ada komen di postingan dll maka email notifikasi akan terkirim via Sendgrid. Jika WordPress tsb anda jadikan sebagai olshop, maka email notifikasi jika ada orderan dan email konfirmasi order untuk customer akan ditangani oleh Sendgrid. Tidak spam dan reliable!

Bagi anda pemilik toko online ataupun web membership atau web ecommerce berbasis wordpress saya sangat sangat merekomendasikan setup Sendgrid ini dan tidak lagi mengandalkan wp_mail(). Okay, semoga postingan singkat ini bermanfaat dan dapat membantu anda kebajiran order selalu. Salam sukses!

Note: situs ecommerce Tokopedia juga menggunakan setup transactional mail seperti ini dengan memakai Mandrill. Screenshot_41

Adakah alternatif selain Sendgrid untuk keperluan transactional mail? Ya, tentu saja ada dan dapat digunakan dengan gratis misalnya: Sendinblue, Mailjet, AmazonSes, Mailgun, Socketlabs, dll. Ini bisa anda coba sebagai alternatif karena mendapatkan akun Sendgrid agak susah-susah gampang, jika blog anda hanya blog asal-asalan atau malah jelek maka biasanya registrasi anda ditolak.

Cheers!!!!

Sewa VPS? Pilih RAMNODE saja! Murah, ngebut dan handal. Order di sini!

Latest Comments

  1. dog lover March 28, 2016
  2. hafiz March 30, 2016
  3. Oasis Me May 10, 2016
    • admin June 4, 2016
  4. andi March 18, 2018

Leave a Reply