Ayo Membuat Seedbox Sendiri (rutorrent) dengan VPS Debian Wheezy

LIMITED STOCK: Cari VPS powerful untuk web bertrafik tinggi? Order di sini!

Hello,

Topik pada postingan kali ini kembali akan menyinggung masalah torrent. Bagi anda para veteran torrent pastinya sudah tau dengan istilah seedbox kan? Bagi yang masih asing dengan istilah ini, well… Seedbox adalah sebuah VPS ataupun dedicated server yang sudah disetting sedemikian rupa sehingga dapat digunakan khusus untuk leech (download) dan seed (upload) file torrent dan dapat digunakan via browser.

Beberapa saat lalu saya pernah posting mengenai Deluge, nah apabila anda mencoba tutorial tsb dan sukses maka VPS anda sudah bisa disebut seedbox. Kali ini, dengan tujuan yang sama saya juga akan mensetting lagi sebuah VPS Debian 7 untuk dimanfaatkan menjadi sebuah seedbox, namun dengan melakukan instalasi aplikasi berbeda yaitu rutorrent client.

Bisa dibilang, rutorrent sudah menjadi standard per-torrent-an dan per-seedbox-an. Jika anda menyewa sebuah seedbox pada suatu provider, besar kemungkinan anda akan mendapatkan sebuah server dengan web user interface rutorrent client ini. Bagaimanakah cara instal rtorrent dan rutorrent agar fungsional seperti kalo sewa tsb? Mudah sekali kok, saya sudah rangkum dan urutkan perintah-perintahnya, tinggal contek saja.

  1. Login as root pada VPS anda
  2. Jalankan command apt-get update
  3. Instal seabrek aplikasi dan tool pendukung dengan perintah ini
    apt-get install screen libssl-dev libc-ares-dev libssh2-1-dev libidn11-dev apache2 php5 libapache2-mod-php5 build-essential automake pkg-config libcppunit-dev curl libcurl4-gnutls-dev libtool subversion libxml2-dev libncurses5-dev php5-cli ffmpeg mediainfo unrar-free unzip vim zip -y
  4. Instal xmlrpc svn checkout https://svn.code.sf.net/p/xmlrpc-c/code/stable/ xmlrpc-c
  5. Pindah ke direktori cd xmlrpc/
  6. Jalankan script konfigurasi ./configure --enable-libxml2-backend --disable-abyss-server --disable-cgi-server
  7. Jalankan make lalu lanjut dengan make install
  8. Kembali ke direktori root cd
  9. Unduh libtorrent curl -O http://pkgs.fedoraproject.org/repo/pkgs/libtorrent/libtorrent-0.13.6.tar.gz/66f18044432a62c006c75f6d0bb4d7dc/libtorrent-0.13.6.tar.gzUntuk memastikan link download yang benar silakan cek dulu di sini
  10. Ekstrak dengan command tar zxf libtorrent-0.13.6.tar.gz
  11. Masuk ke direktori hasil ekstrak cd libtorrent-0.13.6
  12. Jalankan ./autogen.sh
  13. Luncurkan ./configure --with-posix-fallocate
  14. Jalankan make dan teruskan dengan make install
  15. Kembali ke direktori root cd
  16. Unduh rtorrent curl -O http://pkgs.fedoraproject.org/repo/pkgs/rtorrent/rtorrent-0.9.6.tar.gz/5e7550f74e382a6245412c615f45444d/rtorrent-0.9.6.tar.gz Untuk memastikan link download yang benar silakan cek dulu di sini
  17. Ekstrak tar zxf rtorrent-0.9.6.tar.gz
  18. Jalankan ./autogen.sh
  19. Jalankan ./configure --with-xmlrpc-c konfig rtorrent xmlrpc
  20. Berikutnya make kemudian make install rtorrent make
  21. Jalankan command ldconfig
  22. Membuat aneka macam direktori untuk save hasil leech dsb, misalnya seperti ini
  23. Berpindah direktori cd /home/ari-f.com kemudian buatlah file vim .rtorrent.rc
  24. Isikan dengan:
  25. Gandakan file tsb ke direktori root cp .rtorrent.rc /root
  26. Balik lagi ke root cd
  27. Download rutorrent client curl -LO http://dl.bintray.com/novik65/generic/rutorrent-3.6.tar.gz
  28. Ekstrak tar zxf rutorrent-3.6.tar.gz
  29. Pindahkan ke lokasi default document root mv rutorrent /var/www/dl
  30. Next, download aneka macam plugins seedbox curl -LO http://dl.bintray.com/novik65/generic/plugins-3.6.tar.gz
  31. Ekstrak tar zxf plugins-3.6.tar.gz
  32. Pindahkan ke direktori rutorrent mv plugins /var/www/dl/
  33. Pindah ke direktori plugin tsb cd /var/www/dl/plugins/
  34. Download plugin file manager svn co http://svn.rutorrent.org/svn/filemanager/trunk/filemanager
  35. Set ownershipnya chown -R www-data:www-data filemanager/
  36. Beri permission untuk rutorrent client chmod -R 770 /var/www/dl
  37. Set ownershipnya chown -R www-data.www-data /var/www/dl
  38. Balik lagi ke root cd
  39. Instal aplikasi rar wget http://www.rarlab.com/rar/rarlinux-5.2.1.tar.gz
  40. Ekstrak dulu tar xzf rarlinux-5.2.1.tar.gz
  41. Pindah ke cd rar
  42. Luncurkan proses instal aplikasi rar make install
  43. Jalankan
  44. Demi keamanan seedbox jalankan openssl req $@ -new -x509 -days 365 -nodes -out /etc/apache2/apache.pem -keyout /etc/apache2/apache.pem
  45. Beri permission chmod 600 /etc/apache2/apache.pem
  46. Sekarang beri password untuk login ke seedbox htdigest -c /etc/apache2/passwords seedbox ari-f.com
  47. Isikan password yang diinginkan dan isikan sekali lagi untuk confirm
  48. Pindah ke cd /etc/apache2/sites-available/
  49. Backup dahulu file default asli mv default default.bak
  50. Buat file default baru vim default dan isikan dengan
  51. Perhatikan di dalam file default vhost di atas terdapat beberapa direktori rutorrent yang harus anda sesuaikan dengan yang anda buat, seperti step 22
  52. Jalankan a2ensite default-ssl
  53. Restart webservernya dengan mantra service apache2 restart
  54. Edit konfigurasi rutorrent sebelum kita launching vim /var/www/dl/conf/config.php
  55. Pada topDirectory isikan lokasi direktori download yang sudah dibuat pada step 22 topdir rutorrent
  56. Save! Huhhh selesai. Sekarang luncurkan aplikasi rutorrent anda screen -S rtorrent -d -m rtorrent
  57. Done!!! Pusing kah? Yeah kemungkinan begitu, tapi ga juga sih, apalagi setelah anda cek di browser http://xx.xx.xx.xx/dl (sesuai ip VPS anda masing-masing) dan tiba-tiba muncul… login seedbox
  58. Dan setelah login dengan password yang telah dibuat pada langkah 46, Anda bisa segera leech dan seed torrent dengan perasaan lega, berbunga-bunga dan penuh rasa bahagia! rutorrent sukses

Tips puas memakai seedbox dan leeching torrent:

  • Sewalah VPS storage dengan HDD 1TB atau lebih (biayanya lebih murah setup sendiri dari pada sewa seedbox dengan spek HDD sebesar itu). Misal sewa ke sini
  • Hanya leech dan seed dari private tracker. Misal dari sini
  • Leeching torrent dari public tracker hanya akan menyebabkan VPS anda suspended (karena banyaknya DMCA notice). Private tracker lebih aman untuk seedbox anda. Saya hanya menerima 1 DMCA notice diantara 200an film box office yg saya download hehehe. Delete torrent yg kena kasus tsb dan seedbox tetap running
  • Jangan lupa jaga ratio jika anda pake private tracker supaya tetap bahagia.

Sekilas info: Bagi rekan-rekan yang ingin bikin web streaming movie atau web nonton film online, inilah modal yg akan anda butuhkan: seedbox dg hdd besar, akun private torrent tracker dan vps offshore. Tidak perlu repot-repot download tiap file movie ke pc lalu upload (ke openload misalnya), karena dari seedbox file tsb bisa langsung di-remote upload! Hehehehe…

Cheers!!!!!!

Kata kunci pencarian:
  • cara buat seedbox
  • apa itu seedbox
  • cara menggunakan seedbox

Sewa VPS? Pilih RAMNODE saja! Murah, ngebut dan handal. Order di sini!

Latest Comments

  1. johndoe January 28, 2016
  2. Rizky Arinanda AR August 30, 2016
  3. Nanta September 15, 2016

Leave a Reply