Mau Cara Mudah Instal WordPress di VPS? Inilah… EasyEngine!

Pada tutorial-tutorial vps sebelumnya sudah sering saya bahas mengenai setup vps lengkap untuk instal WordPress ataupun sekedar untuk meng-host sebuah website. Baik ber-panel maupun non-panel yg bisa anda pilih dan gunakan. Kali ini saya akan sharing sedikit mengenai sebuah aplikasi yg mempermudah rangkaian setup tsb yaitu: EasyEngine.

EasyEngine adalah command line based jadi nanti anda akan banyak berkubang dalam perintah teks via terminal. Dalam tutorial sederhana ini ramuan yang saya gunakan adalah:

  • Sebuah domain sebut saja ari-f.com
  • Linux vps dari Digitalocean (droplet) dg spek yg $5. Anda bisa pakai vps dari mana saja asalkan itu adalah Linux
  • OS vps yg digunakan adalah Debian 8 64bit. EasyEngine ini support distro Debian dan Ubuntu jadi silakan gunakan yang anda minati. EasyEngine tidak support CentOS dan belum ada dalam benak para developernya untuk memasukkannya dalam daftar OS yg kompatibel.

Pre-install warning

Versi EasyEngine yg saya bahas dalam posting ini ternyata belum/tidak mempunyai fitur DNS/nameserver. Dengan kata lain anda harus mengusahakan supaya domain anda pointing ke vps. Yang pake Digitalocean bisa dengan mudah menggunakan 4 buah nameserver digitalocean dan domain akan pointing seketika. Namun ini bukan style saya hehehe. Saya lebih cinta pake nameserver sendiri (private nameserver) karena lebih ada seni ngopreknya. Begini:

  1. Login ke console vps dengan akses root
  2. Jalankan update apt-get update
  3. Instal NSD (Nameserver Daemon) dengan cara: apt-get install nsd -y
  4. Edit konfignya vim /etc/nsd/nsd.conf
  5. Isinya sudah ada beberapa baris, kosongkan alias delete semua lalu copas mantra ini dan save kembali
  6. Membuat direktori untuk tempat file zone, begini: mkdir /etc/nsd/master
  7. Masuki cd /etc/nsd/master dan buat file zone sesuai domainnya misal vim ari-f.com.zone (perhatikan nsd.conf di atas pada baris ke 13) dan isikan:
  8. Jalankan: service nsd restart lalu cek dengan command service nsd status atawa systemctl status nsd, hasilnya harus aktif macam ini
  9. Login segera ke registrar domain anda (namecheap, godaddy, dll) lalu daftarkan prefix ns1 dan ns2 ke ip vps. Berikutnya gunakan ns1 dan ns2 tsb sebagai nameserver domain yg bersangkutan. Pada contoh ini: ARI-F.COM mengunakan ns1.ari-f.com dan ns2.ari-f.com (Jangan bingung ya, ini sudah kerap dibahas).

Tahap pre-instal di atas akan menyebabkan domain anda mengarah/pointing ke vps. Ini bisa anda buktikan dengan ping domain dan akan reply dari ip vps. Jika sudah demikian maka mari masuk ke proses setup EasyEngine yg sebenarnya:

  1. Login root via console. Kalo di atas sudah ya tidak perlu (gitu aja kok repot)
  2. Download dan instal EasyEngine: wget --no-check-certificate -qO ee rt.cx/ee && bash ee
  3. Prosesnya cepat sekali dan dalam sekejap akan beres. Perhatikan di tengah instalasi anda diminta isi nama dan email jadi isikan saja. Setelah muncul “installed/updated successfully” maka EasyEngine telah terinstal. Copas dan jalankan command yg nongol di atas message tsb: source /etc/bash_completion.d/ee_auto.rc
  4. Mudah kan? Next! Karena domain sudah berhasil pointing pada tahap pre-instal di atas (atau entah cara apapun yg kalian gunakan –yg penting sudah resolve ke ip vps) mulai saja instal WordPress dg beberapa command pilihan ini:
  5. Pilih salah satu ya, di sini saya pilih instalasi WordPress dg setup plugin w3 total cache, yaitu command baris ke tiga
  6. Proses instal WordPress akan berjalan dg mulus saat anda tinggal minum kopi. EasyEngine akan otomatis menginstal webserver Nginx, MariaDB SQL, php, setup serverblock, dan melanjutkan setup WordPress sampai rampung
  7. Done! WordPress anda sudah up dan siap digunakan. Password untuk login tertera saat proses selesai dan jangan lupa dicatat.

Info tambahan:

  • Salah satu hal yg keren dari EasyEngine yaitu support setup SSL Let’s Encrypt (gratis) sehingga web anda akan berprotokol https. Mudah tanpa pusing generate csr, key, dh parameter, edit serverblocks dll. Cukup tambahkan opsi –letsencrypt saat instal WordPress, contoh: ee site create ari-f.com --letsencrypt
  • Jika sebelumnya WordPress telah diinstal tanpa SSL maka untuk mengaktifkan SSL dari Let’s Encrypt cukup jalankan: ee site update ari-f.com --letsencrypt
  • SSL dari Let’s Encrypt akan expire dalam 90 hari setelah diaktifkan, namun EasyEngine sudah membuatkan autorenewal-nya. Asyik kan? Tanpa perpanjang manual dan sekali lagi tanpa keluar duit
  • Di mana letak documentroot? Ada di sini /var/www/ari-f.com/htdocs (sesuai dg domain anda tentunya)
  • Yang membutuhkan aplikasi phpmyadmin, anda bisa instal dg command: ee stack install --phpmyadmin
  • EasyEngine support instalasi WordPress multi-site dan setup pada subdomain. Silahkan dapatkan info lebih detailnya di web https://easyengine.io

Mudah kan? OK selamat berkreasi, semoga bermanfaat bagi umat. Cheers!

Kata kunci pencarian:
  • cara lengkap menggunakan easyengine
  • easyengine wordpress vps

Latest Comments

  1. vps mania January 5, 2017
    • admin January 5, 2017
  2. mamat January 16, 2017
    • admin January 16, 2017
  3. utomo January 23, 2017
  4. Adi Putra April 29, 2017
    • admin April 29, 2017
  5. yudi May 5, 2017
  6. zulfradana July 19, 2017
    • admin July 19, 2017
  7. Supriadi October 25, 2017

Leave a Reply