Instalasi Dropbear pada Server Debian dan Cara Menambah Port

LIMITED STOCK: Cari VPS powerful untuk web bertrafik tinggi? Order di sini!

Dropbear merupakan sebuah SSH server yg lebih ringan dibanding yang kerap kita kenal yaitu OpenSSH. Fungsinya tentu saja sama meski OpenSSH memiliki fitur yg lebih banyak. Dropbear bisa menjadi alternatif SSH server terutama jika anda mempunyai server/VPS dengan RAM yg minimal misal hanya 64MB saja. Semoga saja dengan membaca postingan ini agan yg butuh servernya terinstal Dropbear bisa tertolong.

apt-get install dropbear

Tunggu sampe kelar sambil dengerin mp3 atau nonton 3gp…biasanya hanya hitungan detik udah rampung, tapi selesaikan dulu nonton 3gp-nya haha.. selanjutnya biar Dropbear segera jalan di server, edit konfigurasi Dropbear dengan mengubah NO_START=1 menjadi NO_START=…yup betul ubah aja angka SATU itu menjadi angka NOL

vim /etc/default/dropbear

Kalo udah save berkas konfigurasi Dropbear tsb lalu coba jalankan di server anda:

service dropbear start

Nah sekarang pasti dah jalan. Cek saja dengan menjalankan top, nanti akan terlihat si Beruang jatoh ini udah bisa jalan hehehehe. Oh iya, kalo pada OpenSSH anda bisa menambah port sesuka hati (asal blum terpake oleh aplikasi lain) hanya dengan menambahkan baris port pada sshd_config-nya maka Dropbear ini hanya… support 1 port aja hhehe. Lihat:

dropbear debian

DROPBEAR_PORT bisa diganti selain default22. Silahkan sesuka hati anda misal 143 atau 443 atau 563. Tapi disitu cuma bisa diisi satu port saja, ga bisa diisiin bermacam2 porot. Untuk mengakalinya, Dropbear menyediakan opsi argument yg bisa anda gunakan sehingga akan membuka port2 lain yg anda idam-idamkan, yaitu pada DROPBEAR_EXTRA_ARGS=

Tambahkan saja port yg ingin dipakai untuk konek dengan parameter sebagai berikut:

DROPBEAR_EXTRA_ARGS=”-p 143 -p 443 -p 110″ Lalu simpan kembali file konfigurasi Dropbear ini dan restart servicenya:

service dropbear restart

OK cool! Kagak ada pesan error kan? Artinya aman dan Dropbear di Debian anda udah berjalan dengan baik dan bisa konek via port2 yang sudah anda tentukan pada langkah diatas. Ingat bahwa sebelumnya anda terkoneksi ke server SSH tentu via OpenSSH, pastikan berkas konfig OpenSSH belum mengandung port2 yg konflik dengan Dropbear untuk menghindari hal2 yg ga diinginkan. Sekarang cobalah konek ke server Anda, misal dengan Bitvise untuk melihat apakah sudah bisa konek dg Dropbear, jika konek maka pada log Bitvise akan muncul:

Dropbear BITVISE

Ucapkan terima kasih dan selamat tinggal kepada OpenSSH:

service ssh stop

apt-get remove openssh-server

Pada screenshot diatas ini, server version string terbaca sudah menggunakan Dropbear dan bukan OpenSSH seperti wajarnya hehehehehe. Kalo semua sudah dirasa OK dan ga ada kendala, maka OpenSSH sebaiknya kita buang saja. Pastikan bahwa Dropbear sudah beneran fungsional, jangan buru2 uninstall OpenSSH kalo Dropbear belum sukses dicoba, karena anda bisa terkunci di luar server.

Ada baiknya juga pada awal konek ke server untuk meng-install Dropbear, anda menduplikat sesi login menjadi dua (menduplikat jendela putty yg aktif konek ke server), gunanya adalah untuk upaya emergency jika ternyata anda udah logout satu sesi dan ga bisa login maka jendela satunya jadi penyelamat.

Belum ada VPS untuk mencoba tutorial ini? Klik disini untuk sewa VPS SG dg kualitas ga kalah dg SG.GS tapi harga lebih murah!

Kata kunci pencarian:
  • cara menambah port 25 di debian 0
  • cara menambah port dropbear

Sewa VPS? Pilih RAMNODE saja! Murah, ngebut dan handal. Order di sini!

Latest Comments

  1. gopin December 13, 2013
    • admin December 13, 2013
  2. dede December 26, 2013
    • admin December 27, 2013
  3. panji December 31, 2013
    • admin January 1, 2014
  4. fajri January 4, 2014
    • admin January 4, 2014
  5. fianbiasa January 26, 2014
    • admin January 27, 2014
      • fianbiasa January 27, 2014
        • admin January 28, 2014
          • fianbiasa January 28, 2014
  6. anjaya February 3, 2014
  7. Edyn Laskar February 10, 2014
  8. Andri wahyudi April 13, 2014
    • admin April 15, 2014
  9. abdul aziz May 25, 2014
  10. Angga Pradita August 11, 2014

Leave a Reply