Cara Save Iptables Yang Udah Dibikin di Debian Server

Hello bro..

Sebenernya ini catatan utk pribadi, kali2 besok perlu namun lupa. Tapi siapa tau juga bermanfaat bagi para surfer yg sdg mencari ttg topik ini. Bagi yg sdg ngoprek server Debian khususnya sdg bikin rule2 iptables.. pasti pernah kan nemuin kasus lazim yaitu setelah rule iptables dibuat, server diboot ulang namun…. gubraaaakkkk… rule tsb hilang alias balik ke semula, alhasil hasil oprekan anda berhenti jalan setelah rebootnya si mbak Debian.

Inget, Postingan ini bukan tentang cara set iptables utk kepentingan tertentu ya, kalo Anda ingin cari tahu rule iptables utk bikin NAT misalnya, share internet di jaringan atau dan lain sebagainya maka silakan googling dulu. Postingan ini adalah trik menyimpan rule iptables sehingga ketika ntar server direboot, rule tsb tetap persistent dan jalan sebagaimana diinginkan.

Sekedar tambahan info, iptables akan selalu anda temui tiap saat Anda ngoprek server khususnya ketika membuat Network Address Translation (NAT) utk membagi akses internet dalam sebuah LAN, juga pasti akan anda temui ketika membuat Virtual Private Network (VPN), ketika mensetting squid proxy server, atau ketika mengamankan server dg firewall. Nah gimana command2 iptables utk keperluan tsb? Silakan cari tutorialnya via om Google. OK, tanpa banyak chit-chat lagi.. kira2 cara utk membuat aturan iptables anda abadi jalan di server Debian adalah…..

Ketika udah login di console server Anda, ketikkan perintah iptables yg diperlukan..

iptables [<em>-----------rule iptables disini------------</em>]

Kalau rule tsb sukses, maka setelah tekan enter ga akan ada message apapun, jika ada peringatan apapun maka itu error. Pastikan perintahnya benar ya. Rule tsb diatas yg udah anda input langsung efektif jalan di server, utk mengecek hasil rule iptables yg baru saja Anda masukkan, coba liat dg cara:

iptables -t nat -L

Atau contohnya:

iptables -L

Disitu pasti terlihat hasilnya, misal dari interface/ip apa menuju interface/ip apa tergantung dg yg sudah anda bikin. Setelah rule tsb masuk, kini saatnya disave, jadi nanti ketika server reboot, rule tsb tetap ada dalam sistem dan tetap jalan. Simpan dg cara misalnya gini:

iptables-save &gt; /etc/iptables_yg_baru_dibikin.conf

Hasilnya adalah iptables yg dibikin akan tersimpan dalam sebuah berkas bernama iptables_yg_baru_dibikin.conf yg ada di direktori /etc. Langkah selanjutnya adalah……

Kita gunakan command iptables-restore utk membalikkan keadaan saat booting sesuai dg yg sudah disimpan di berkas iptables_yg_baru_dibikin.conf sebelumnya. Mbak Debian senantiasa akan mengeksekusi script apapun yg disimpan di direktori /etc/network/if-up.d tiap kali booting… nah inilah yg bisa anda manfaatkan.

Maka dari itu, kita bikin sebuah file bernama terserah atau misalnya bernama “iptables” di dalam dir tsb. Lalu isikan mantra keramat dibawah ini didalamnya kemudian jangan lupa disimpan:

Agar file tsb dieksekusi sama mbak Debian tatkala booting, jgn lupa dibikin executable dahulu dg cara:

chmod +x /etc/network/if-up.d/iptables

Sip deh, nanti setelah reboot rule iptables apapun yg sudah Anda bikin dan sudah anda save akan tetap jalan alias persistent. Kalau setelah boot ternyata rule iptables hilang maka… tanyalah pada rumput yg bergoyang 😛 sudah pasti ada yg kelewatan dalam proses yg saya contohkan diatas, atau mungkin salah ngetik command-nya atau karena sebab lain. Oh iya, ada satu alternatif lain agar aturan iptables tetep jalan setelah booting-nya mbak Debian. Yaitu copy lalu paste saja perintah ini:

Kedalam file /etc/rc.local. Efeknya sama, yaitu akan dieksekusi tiap boot, sehingga rule iptables yg telah anda utak atik tadi jalan terus sebagaimana mestinya. Nah gitu aja deh.. is everything clear? Good! Saya mau ngopi dulu (minum kopi maksudnya) ehehehe…

 

Kata kunci pencarian:
  • OK Google cara men save file pada Debian
  • agar rule yg dibuat tidak hilang ketika di restart
  • atasi iptables tak jalan deian
  • bagaimana cara agar config iptables tidak terhapus jika di restart
  • cada restart firewall sh di debian 7

Latest Comments

  1. Jabbar Queenson November 30, 2014
    • admin November 30, 2014
  2. Jabbar Queenson December 2, 2014
    • admin December 2, 2014
  3. catur March 28, 2015

Leave a Reply